Mutasi Besar-Besaran Kejagung: Alfian Bombing Resmi Ditunjuk Jadi Kajari Tebo yang Baru
SangkakalaNews (JAKARTA) — Gerbong mutasi di lingkungan Korps Adhyaksa kembali bergerak. Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan perombakan besar-besaran dengan merotasi 90 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan keputusan terbaru tersebut, posisi pimpinan Kajari Tebo dipastikan berganti.
Langkah penyegaran organisasi dan promosi jabatan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna. Informasi perombakan ini termuat dalam rilis resmi Kejaksaan RI yang dipublikasikan oleh Kumparan dan Antara News Jambi.
Mutasi tersebut secara resmi didasarkan pada Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin) Hendro Dewanto pada tanggal 29 Juli 2026. Rincian wilayah korps yang terdampak dari Jakarta Barat hingga Semarang dibahas mendalam dalam laporan Kompas.
Pergeseran Posisi Kejari Tebo
Lewat keputusan tersebut, Dr. Abdurachman, S.H., M.H., yang sebelumnya memimpin Kejari Tebo, kini dipindahtugaskan untuk menjabat sebagai Kajari Karanganyar, Jawa Tengah.
Lewat keputusan tersebut, Dr. Abdurachman, S.H., M.H., yang sebelumnya memimpin Kejari Tebo, kini dipindahtugaskan untuk menjabat sebagai Kajari Karanganyar, Jawa Tengah.
Posisi Kajari Tebo yang baru kini resmi diamanahkan kepada Dr. Alfian Bombing, S.H., M.H.. Nama Alfian tercantum dalam daftar lengkap mutasi yang dirilis oleh Detikcom. Sebelum mendapat promosi ke Jambi, Alfian menjabat sebagai Kajari Timor Tengah Selatan (TTS) di NTT dan merupakan mantan Plt Kajari Tana Toraja. Rekam jejak karier serta pernyataan kesiapan Alfian dalam mengemban tugas baru ini juga diulas secara khusus oleh Kareba Nusa.
Proses pelantikan serta serah terima jabatan (sertijab) bagi jajaran Kajari baru di wilayah Jambi dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat di bawah pelaksanaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. (Adl)
Posting Komentar